Perubahan cuaca yang sering terjadi, terutama saat perubahan musim, bisa membuat siapa saja mengalami masuk angin. Terlebih bayi yang belum memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat, lebih rentan terkena masuk angin. Yuk, cari tahu cara mengatasi bayi masuk angin dan muntah!
Ciri-Ciri Bayi Masuk Angin
Masuk angin merupakan tanda di mana terdapat lebih banyak angin yang berkumpul di dalam tubuh, terutama perut. Udara tersebut dapat membuat bayi merasa sangat tidak nyaman dan membuat Mom merasa khawatir. Berikut adalah beberapa ciri-ciri bayi masuk angin:
- Kembung: Ciri utama bayi masuk angin adalah perut yang kembung. Mom dapat menepuk perut bayi dengan lembut untuk memastikan apakah perut bayi benar-benar kembung. Jika berbunyi seperti gendang, berarti bayi sudah masuk angin.
- Mudah Menangis: Bayi yang masuk angin akan mudah menangis karena merasa tidak nyaman.
- Merasa Kesakitan: Bayi akan merasa kesakitan dan tidak nyaman karena angin yang terperangkap di dalam tubuhnya.
- Sulit Tidur Nyenyak: Bayi akan terlihat sulit tidur karena merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya.
- Tidak Nafsu Makan: Bayi yang masuk angin akan kehilangan nafsu makan meskipun sudah waktunya makan.
Cara Mengatasi Bayi Masuk Angin dan Muntah
1. Menggosok Punggung Bayi
Salah satu cara mengatasi bayi masuk angin adalah dengan menggosok punggungnya. Cara ini bisa membantu mengeluarkan angin dari tubuh bayi dan memberikan kehangatan yang nyaman.
2. Memijat Perut Bayi
Pusat masuk angin biasanya terdapat pada perut. Pijat perut bayi secara perlahan dengan gerakan searah jarum jam. Hal ini dapat membantu meredakan kembung dan mengeluarkan angin dari perut bayi.
3. Menyusui dalam Posisi Tegak
Menyusui dalam posisi tegak dapat membantu mengatasi masuk angin pada bayi. Dengan posisi ini, air susu akan masuk ke perut bayi sementara gelembung udara akan naik ke atas dan keluar, meredakan masuk angin.
4. Hangatkan Perut Bayi dengan Minyak Telon
Oleskan minyak telon pada perut bayi untuk menjaga kehangatan dan membantu mengatasi masuk angin. Minyak telon juga memberikan efek menenangkan bagi bayi.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Masuk angin yang berlarut-larut bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan lainnya. Mom sebaiknya konsultasi ke dokter jika terjadi hal-hal berikut:
- Berat badan bayi tidak bertambah
- Bayi semakin sulit makan
- Bayi mengalami alergi
- Bayi mengalami sembelit
Bagaimana Mencegah Bayi Kembali Mengalami Masuk Angin?
Untuk mencegah bayi kembali mengalami masuk angin, pastikan tidak ada gelembung udara di dalam botol susu atau payudara saat menyusui. Jika bayi memiliki kepekaan terhadap sesuatu dalam ASI atau susu formula, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined variable: artikel_terkait
Filename: views/content.php
Line Number: 2982
Backtrace:
File: /home/jujutsu/maribersatu.com/application/views/content.php
Line: 2982
Function: _error_handler
File: /home/jujutsu/maribersatu.com/application/controllers/Content.php
Line: 98
Function: view
File: /home/jujutsu/maribersatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/content.php
Line Number: 2982
Backtrace:
File: /home/jujutsu/maribersatu.com/application/views/content.php
Line: 2982
Function: _error_handler
File: /home/jujutsu/maribersatu.com/application/controllers/Content.php
Line: 98
Function: view
File: /home/jujutsu/maribersatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once
